Langsung ke konten utama

Sisingamangaraja Km 4,5 - Berpola

Sore ini saya harus mengejar Kereta Api, seperti biasa dari kost saya selalu berangkat jam 17.00 untuk mengejar kereta jam 17.55. Dalam pikiran saya, ini sama dengan jumat-jumat sebelumnya, pulang ke kisaran.
Entah apa yang membuat jalan ini begitu macet, kemungkinan besar karena senin tanggal merah dan pegawai libur, Ampun! Angkot ini rasanya tak bergerak, padahal sopirnya termasuk pereman ugal-ugalan. Naas itupun terjadi, ketika sampai di stasiun, sayapun turun dari angkot dan keretapun berangkat. Saya masih bisa melihat buntut keretanya, tapi apa daya, pak satpam menghalangi. Aku ketinggalan kereta.
Bersama saya, yang sama-sama ketinggalan kereta ada 3 mahasiswi. Mereka meraung, tapi apa boleh buat. Akhirnya kami sepakat untuk pulang sama-sama mencari alternatif lain, naik bus.Taksipun jadi pilihan, walau mahal tapi bisa dibagi 4, mencari bus ke jalan Sisingamangaraja, kami tidak tahu dimana letaknya, hanya sang sopir dan Tuhan yang tahu. Stasiun rajawali tujuan Tanjungbalai via Kisaran. Kamipun diturunkan pas didepan lokat, Jalan Sisingamangaraja km 4,5.

- Berpola

Seminggu setelah itu, saya mengajak Alvin, anak ibuk dari istri saya. Pergi jalan-jalan sekedar menghabiskan  hari libur. Setelah berkeliling wilayah Tuntungan, Medan. Hari pun sudah hampir Ashar, kami memutuskan untuk pulang, lain kali perjalanan akan kami lanjutkan. Setelah sejenak berhenti menikmati kelapa mudah di jalan Jamin Ginting, Perjalanan dilanjutkan mencari mesjid terdekat. Itu! mesjid ada, sebelah kiri, cukup adem. Setelah menyempurnakan wudhu dan mendirikan sholat. Akhirnya sejenak saya berdiri didepan mesjid, Loh bukankah disebelah ini loket yang seminggu lalu saya singgahi?


Komentar